Sabtu, 20 Januari 2018

Materi Tugas CrazyTalk Sistem Terdistribusi

Materi Tugas CrazyTalk Sistem Terdistribusi



·         Sistem Terdistribusi
Sistem terdistribusi adalah suatu sistem yang terdiri dari satu kesatuan software ataupun hardware independen yang terhubung pada sebuah jaringan, yang ditampilkan pada pengguna akhir berupa satu sistem komputer yang terintegrasi. Sistem terdistribusi dapat dikatakan sebagai kumpulan komputer yang bersifat transparan, dan setiap sistem terdistribusi mengandalkan layanan.

·         Kelebihan Sistem Terdistribusi
1.      Perfomance
Sekumpulan processor dapat menyediakan kinerja yang lebih tinggi daripada sistem komputer yang terpusat.
2.      Distribution
Banyaknya aplikasi yang terlibat sehingga lebih baik jika dipisah dalam mesin yang berbeda, seperti aplikasi perbankan, rumah sakit, komersial, dan lain-lain.
3.      Reliability
Jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer tidak akan mempengaruhi kinerja sistem secara keseluruhan, sehingga sistem masih dapat berjalan walaupun terpadat beberapa data yang tidak dapat diakses karena kerusakan tersebut.
4.      Resource Sharing
Semua data yang tersedia pada sistem terdistribusi dapat diakses secara bersamaan dalam jaringan komputer, sehingga penyebaran informasi maupun data dapat dengan cepat terselesaikan. Sumber daya yang dapat diakses tidak hanya software namun juga meliputi hardware seperti disk, printer, scanner, dan lainnya.
5.      Scalability
Kinerja sistem terdistribusi dapat ditingkatkan tanpa harus merubah komponen yang terdapat didalamnya. Perubahan kinerja dapat berupa penambahan mesin ataupun mengurangi mesin yang terdapat untuk dapat menyesuaikan kebutuhan sistem maupun kapasitas sumber daya.

·         Masalah Yang Dihadapi Sistem Terdistribusi
1.      Software
Sistem terdistribusi yang baik adalah sistem yang dapat terintegrasi, pada sistem terdistribusi mesin atau komputer yang digunakan dapat berbeda-beda, sehingga untuk dapat menciptakan sistem yang terintegrasi dengan baik harus memiliki perangkat lunak yang baik, yaitu perangkat lunak yang dapat digunakan dari berbagai macam platform dan sistem operasi, sehingga semua mesin atau komputer dapat menjalanan sistem terdistribusi tersebut.
2.      Keamanan
Salah satu karakteristik sistem terdistribusi yaitu resource sharing yang memudahkan pengguna untuk mengakses informasi atau data dari sistem dapat menimbulkan masalah keamanan. Seperti penyalahgunaan data dan informasi, dan masalah kemanan lainnya.
3.      Ketergantungan Infrastruktur
Sistem terdistribusi dalam kinerjanya memanfaatkan teknologi jaringan komputer, apabila jaringan komputer tersebut memiliki kendala maka sistem terdistribusi tersebut tidak dapat diakses, seperti misalnya kendala jaringan internet terputus, sebuah sistem terdistribusi seperti torrent tidak dapat berjalan.

·         Konsekuensi Sistem Terdistribusi
1.      Sistem terdistribusi adalah sistem yang concurrent (serentak), setiap komponen hardware dan software bersifat otonom (proses). Komponen menjalankan bermacam-macam tugas secara bersamaan. Sehingga terdapat beberapa masalah umum yang sering dialami seperti deadlock, lifelock, dan komunikasi yang tidak handal.
2.      Independent failure, kemungkinan adanya kegagalan proses tunggal yang tidak diketahui, karena sistem menjalankan berbagai macam proses dan kegagal tunggal tidak mempengaruhi sistem secara keseluruhan, memungkinkan kagagalan proses tunggal tidak terdeteksi.

·         Contoh Sistem Terdistribusi
Salah satu contoh pemanfaatan sistem terdistribusi adalah Google File System atau yang biasa dikenal dengan GFS. Google memanfaatkan GFS sebagai platform utamanya dalam menjalankan sistem search engine miliki perusahaan tersebut.
Secara sederhana GFS bekerja seperti sistem client-server, yaitu memiliki master server, chunk server, dan client atau pengguna akhir. Berikut adalah cara kerja GFS secara sederhana:

1.      Arsitektur
§  Master Server: Master server bertugas untuk menyimpan metadata,bertindak sebagai koordinator, dan menyimpan suatu log.
§  Chunk Server: Chunk server menyimpan data atau informasi secara penuh, server yang bertugas untuk memberikan feedback pada request yang dilakukan oleh client atau pengguna.
§  Client: Pengguna yang mengakses sistem untuk melakukan proses transaksi data, baik read maupun write terhadap GFS itu sendiri.

2.      Cara Kerja
ü  Client mengirim request kepada master server.
ü  Master server menerima request client, lalu melacak lokasi chunk server yang tersedia untuk dilakukan proses read atau write. Setelah menerima lokasi, master server mengirim request ke chunk server untuk dilakukan proses transaksi data.
ü  Chunk server menerima request dari master server, lalu melakukan pengecekan apakah tersedia untuk melakukan proses transaksi, jika pengecekan selesai chunk server memberikan informasi tersebut ke master server.
ü  Master server menerima informasi dari chunk server tentang penjadwalan yang tersedia, jika chunk server tidak dapat memenuhi request maka master server akan mencari kembali chunk server lainnya yang tersedia. Jika sudah menemukan chunk server yang tersedia, maka master server akan memberikan metadata atau lokasi chunk server yang tersedia tersebut ke client.
ü  Client menerima feedback dari request yang diminta dari master server berupa metadata. Client akan diarahkan ke chunk server yang bersangkutan untuk melakukan proses read ataupun write terhadap chunk server tersebut.
ü  Client melakukan proses read atau write terhadap chunk server. Setelah client selesai melakukan proses, chunk server mengirim log transaksi ke master server.
ü  Master server menerima log yang dikirimkan oleh chunk server. Proses seleseai.


0 komentar:

Posting Komentar